Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

Wadah Bara 08.356

  Wadah bara terbuat dari stoneware, bentuk bulat cekung dengan mempunyai kaki tinggi dan lebar. Bibir lebar dan tipis serta bergelombang, serta mempunyai tutup berpunat pada bagian tengahnya. Digunakanwebagai wadah membakar wewangian atau kemenyan. T : 11 cm, Ø : 14 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - 20 Masehi

Uang Kertas 5 Gulden 06.1163

  Terbuat dari kertas, bentuk persegi panjang dengan nilai nominal 5 Gulden. Pada sisi muka gambar  lambang Batavia dan Javasche Bank. Sisi belakang gambar  gedung Javasche Bank dan empat teks undang-undang. Uang kertas ini termasuk dalam seri Coen II, emisi 1928 dan ditandatangani J.F.v. Rossem dan Mr. L.J.A Trip dan nomor seri PK05742. Digunakan sebagai alat pembayaran pada masa Kolonial Belanda di Indonesia.  

Guci 08.355

  Guci terbuat dari stoneware, berglasir warna coklat, bentuk bulat,  bibir tebal dan datar. Badan atas sampai tengah terdapat goresan garis-garis pendek vertikal dan beberapa buah garis melingkar. Pada bagian  tengah badan hingga kebawah polos tanpa hiasan. Digunkan sebagai wadah air. T : 48,5 cm, Ø : 11,5 cm Thailand, Singbhuri, abad 16 - 18 Mase hi

Piring 08.630

Gambar
Piri ng terbuat dari porselin, bentuk bulat cekung dan berglasir dasar warna putih. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias bunga warna coklat dan biru dalam jambangan berwarna biru  yang dibuat dengan teknik lukis. Serta dua buah lingkaran yang di dalamnya berisi motif hias bunga berangkai warna biru. Sekeliling bagian badan terdapat motif hias bunga berwarna coklat dan biru. Digunakan sebagai wadah makanan. T : 4,5 cm, Ø : 39 cm Eropa, abad 19 - 20  Mase hi

Piring 08.384

Gambar
  P iring terbuat dari stoneware, berglasir hijau, bentuk bulat cekung dengan bibir melebar keluar. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif bunga dan disekeliling lingkaran badan piring bagian dalam terdapat lekukan garis-garis vertikal. Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 7,5 cm, Ø : 38 cm Cina, dinasti Song, abad 10 - 13 Masehi

Piring 08.383

Gambar
  P iring terbuat dari stoneware, berglasir hijau, bentuk bulat cekung dengan bibir melebar keluar. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif flora dan disekeliling lingkaran badan piring bagian dalam terdapat lekukan garis-garis vertikal. Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 8 cm, Ø : 40 cm Cina, dinasti Song, abad 10 - 13 Masehi

Piring 08.657

Gambar
  P iring terbuat dari stoneware, berglasir hijau, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias naga timbul dan disekeliling lingkaran badan piring bagian dalam terdapat lekukan garis-garis vertikal. Bagian bibir terdapat motif hias bunga timbul.  Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 9 cm, Ø : 52 cm Cina, dinasti Song, abad 10 - 13 Masehi

Piring 08.620

Gambar
  P iring terbuat dari stoneware, berglasir nuansa hijau, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Disekeliling lingkaran permukaan bagian dalam terdapat motif hias flora.  Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 6 cm, Ø : 34 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Piring 08.613

Gambar
  P iring terbuat dari stoneware, berglasir hijau seladon, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki cukup tinggi. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif bunga dan garis melingkar yang di atasnya terdapat lekukan garis-garis vertikal. Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 7 cm, Ø : 31 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Piring 08.538

Gambar
  Piring terbuat dari stoneware, berglasir hijau seladon, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias timbul dua ekor ikan.  Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 4,5 cm, Ø : 14 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Ceret 08.539

Gambar
  Ceret terbuat dari kaolin, berglasir warna putih. Bentuk bagian badan bulat bermotif bunga teratai yang dibuat dengan teknik gores. Lingkaran kaki rendah, leher pendek, bibir sompel.  Pada bagian pundak terdapat corot yang panjang dan tangkai pegangan. Digunakan sebagai wadah air minum.   T : 16 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Ceret 08.536

Gambar
  Ceret terbuat dari kaolin, berglasir warna putih. Bentuk bagian badan menyerupai buah belimbing. Memiliki leher tinggi dengan lingkaran mulut terbuka lebar dan bibir tipis melebar keluar. Pada bagian pundak terdapat corot yang panjang dan tangkai pegangan. Digunakan sebagai wadah air minum.   T : 7,5 cm, Ø : 18 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Piring 08.636

Gambar
  Piri ng terbuat dari porselin, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Berglasir dasar warna putih. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias bunga dalam jambangan berwarna biru dan coklat yang dibuat dengan teknik lukis. Sekeliling bagian badan terdapat panil-panil yang berisi motif hias bunga,  sedangkan bagian badan luar polos berglasir putih. Digunakan sebagai wadah makanan. T : 7 cm, Ø : 31 cm Jepang, Imari Ware, abad 17 - 19 Mase hi

Piring 08.425

Gambar
  Piri ng porselin biru putih, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias flora dan fauna yang dibuat dengan teknik lukis dalam lingkaran tiga buah garis berwarna biru. Sekeliling bagian badan terdapat panil-panil yang berisi motif hias flora berwarna biru, sedangkan bagian badan luar polos berglasir putih. Digunakan sebagai wadah makanan. T : 9 cm, Ø : 46 cm Jepang, Hizen,  abad 17 - 18 Mase hi

Piring 08.385

Gambar
  Piri ng porselin biru putih, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Seluruh permukaan piring dihiasi motif rangkaian bungan dan daun berwarna biru dongker yang dibuat dengan teknik lukis. Bagian badan luar berglasir putih yang diberi motif hias dua tangkai bunga yang tidak beraturan. Digunakan sebagai wadah makanan. T : 6,5 cm, Ø : 38,5 cm Cina, dinasti Qing, abad 18 - 19 Mase hi

Piring 08.420

Gambar
  Piring terbuat dari stoneware, berglasir hijau seladon, bentuk bulat cekung dengan lingkaran kaki rendah. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias ikan dengan sisik yang dilukis titik-titik dan goresan sederhana, serta motif suluran dalam lingkaran warna hitam. Dibagian lingkaran bibir piring terdapat motif hias sulur-suluran warna hitam. Pada bagian badan terdapat motif hias bunga teratai dan sulur-suluran warna hitam. Digunakan sebagai wadah makanan.   T : 6 cm, Ø : 46 cm Thailand, Sawankhalok, abad 15 - 17 Masehi

Piring 08.394

Gambar
  Piring porselin, bentuk bulat cekung dan lingkaran kaki rendah. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias rangkaian bunga raya dan daun  yang dibuat dengan teknik lukis. Serta pada sekeliling lingkaran permukaan bagian atas terdapat motif bunga dan geometris yang dibuat dengan teknik cap. Digunakan sebagai wadah makanan.  T : 5 cm, Ø : 43 cm Eropa, abad 19 - 20 Masehi

Batu Bata Berinskripsi 04.61

Gambar
Batu bata berinskripsi ini ditemukan di situs Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada tahun 1996. Inskripsi pada batu bata ini menggunakan aksara Batak Kuno dan bahasa Batak. Berdasarkan translitasi dari inskripsi tersebut terbaca  dengan kata  „patar“ dan ada beberapa pendapat lain membacanya „gatar“ yang berarti bersih.  

Batu Bata Berinskripsi 04.62

Gambar
  Batu bata berinskripsi ini ditemukan di situs Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada tahun 1996. Inskripsi pada batu bata ini menggunakan aksara Sumatera Kuno dan bahasa Sansekerta. Berdasarkan translitasi dari inskripsi tersebut terbaca   oom oãh bighnantakŗ hūm phat svahã ,  yang disimpulkan bahwa inskripsi ini merupakan bagian dari mantera-mantera pendek dalam agama Budha.     

Replika Prasasti Kota Kapur

Gambar
  Prasasti Kota Kapur dipahatkan pada sebuah tugu batu,beraksara pallawa dengan bahasa Melayu Kuno. Prasasti ini menunjukkan pengaruh Sriwijaya di Pulau Bangka pada abad VII M. Prasasti ini dibuat pada masa Dapunta Hyang Sri Jayanegara, Raja I Kerajaan Sriwijaya. Isinya adalah terkait peringatan dan kutukan atau sapata. Selain itu, dalam prasasti tersebut juga disebutkan peristiwa penyerangan Sriwijaya untuk penaklukan Bhumi Jawa.  Transliterasi dan transkripsi prasasti ini sebagai berikut: Siddha titam hamba nvari i avai kandra kayet ni paihumpaan namuha ulu lavan tandrun luah makamatai tandrun luah vinunu paihumpaan hakairum muah kayet ni humpa unai tunai. Umentern bhakti ni ulun haraki. unai tunai kita savanakta devata mahardika sannidhana. manraksa yan kadatuan çrivijaya. kita tuvi tandrun luah vanakta devata mulana yan parsumpahan. paravis. kadadhi yan uran didalanna bhami paravis hanun. Samavuddhi lavan drohaka, manujari drohaka, niujari drohaka talu din drohaka. tida ya...

Piring 08.424

Gambar
  Piring porselin biru putih, bentuk bulat cekung dan lingkaran kaki cukup tinggi. Pada bagian tengah permukaan terdapat motif hias naga yang dibuat dengan teknik tempel. Motif hias   naga dengan teknik tempel dibagian tengah permukaan biasanya dibuat pada periodesasi pemerintahan Dinasti Ming yaitu pada masa raja Hsuan-Te (Xuande), tahun tahun 1426 – 1435 M.  Dibagian lingkaran atas permukaan terdapat 4 (empat) motif hias daun dan bunga dalam bingkai yang saling berhadapan dan diantara bingkai ditambankan motif hias floral dengan paduan motif hias geometris   yang dibuat dengan teknik lukis berglasir warna biru. Pada bagian dasar dalam lingkaran kaki terdapat inskripsi berhuruf Cina, yang terdiri dari tiga huruf yang dapat dibaca dan di alih aksarakan hanya dua huruf terakhir yaitu “ ... Fu Zhe ” yang ditafsirkan sebagai simbol kemiliteran, dalam bahasa Cina artinya adalah orang yang suka menonjolkan ketinggian ilmunya. Serta pada lingkaran kaki terdapat dua lubang ...

Replika Prasasti Terengganu

Gambar
  Prasasti Terengganu ditemukan pada awal abad 20, oleh seorang saudagar keturunan Arab  yang bernama Sayid Husin bin Ghulam al-Bokhari  di Sungai Teresat, Kuala Berang, Terengganu, Malaysia. Prasasti ini tertulis penuh pada empat sisi sebuah batu, tulisan tersebut berisi  teks mengenai undang-undang seorang raja, menggunakan aksara  Arab-Jawi dengan bahasa Melayu dan Sansekerta,  yang ditulis pada 702 Hijriah atau 1303 Masehi.  Hasil transliterasi  baris teks pada sisi pertama dari prasasti ini sebagaimana foto di atas, yaitu:  Rasulullah dengan yang orang ….  bagi  mereka …….. ada pada Dewata Mulia Raya beri hamba meneguhkan agama Islam dengan benar bicara darma meraksa bagi sekalian hamba Dewata Mulia Raya di benuaku ini  penentu  agama Rasul Allah salla’llahu ‘alaihi wa sallama Raja mandalika yang benar bicara sebelah Dewata Mulia Raya di dalam bhumi. Penentua itu fardlu pada sekalian Raja manda- -lika Islam ...

Replika Prasasti Pasir Panjang

Gambar
  Prasasti Pasir Panjang ditemukan oleh K.F. Holle pada tahun 1873. Tulisan pada prasasti ini dipahatkan pada sebuah dinding bukit granit yang terdapat di Pulau Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Prasasti ini terdiri dari tiga baris kata yang menggunakan aksara Nagari dan bahasa Sansekerta. Hasil transliterasi dari prasasti ini  berdasarkan pembacaan Brandes dan Caldwel yaitu: Mahāyānika golayaṇṭritasri gautamasripada (h) Disimpulkan  bahwa tulisan tersebut mengandung arti “ Pemujaan kepada Sang Budha melalui Tapak KakiNya”. Berdasarkan karakternya prasasti ini  diperkirakan berasal dari abad 9 – 10 Masehi

Cepuk 08.39

Gambar
  Cepuk, terbuat dari porselin, berglasir keabu-abuan,  bentuk bulat  dengan tutup cembung dan pada bagian atasnya terdapat motif hias bunga yang dibuat dengan teknik gores. Di sekeliling badan bagian bawah terdapat motif hias teratai.  Bagian Digunakan sebagai wadah bedak/make-up (covered box). T : 4 cm, Ø : 9,7 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Buli-Buli 08.38

Gambar
  Buli-buli terbuat dari stoneware, berglasir warna hijau. Bentuk bulat mengecil pada bagian bawah, leher pendek dengan lingkaran mulut rata dan kecil. Pada bagian pundak terdapat empat buah kuping yang menempel pada leher. Lingkaran badan terdapat motif hias delapan buah garis-garis melintang dari atas ke bawah.  Digunakan sebagai wadah air suci dalam upacara keagamaan dan biasa juga digunakan sebagai wadah abu jenazah. Serta fungsi lain yang teridentifikasi adalah untuk wadah cairan tinta. T : 6,4 cm, Ø : 8,5 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Guci 08.37

Gambar
  Guci terbuat dari porselin berglasir warna putih, badan berbentuk silindris yang mengecil kebagian bawah, mempunyai tutup dengan punat(pegangan) di atasnya. Memiliki  kaki dengan lingkaran alas rata. Pada badan bagian atas terdapat dua telinga motif kepala gajah dan dibagian bawahnya terdapat motif hias timbul berupa rangkaian daun.  Digunakan sebagai wadah air suci dalam upacara keagamaan dan biasa juga digunakan sebagai wadah abu jenazah.  T : 6,4 cm, Ø : 8.5 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Wadah Tinta 08.36

Gambar
  Wadah tinta terbuat dari porselin dengan glasir warna putih, berbentuk bulat dan lingkaran alasnya rata. Bagian permukaan atas berupa piringan dengan lubang dibagian tengahnya untuk meletakan pena. Digunakan sebagai wadah tinta dan tempat pena. T : 4 cm, Ø : 4 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Guci 08.35

Gambar
  Guci porselin biru putih, bentuk bulat lonjong mengecil ke bawah dan mempunyai tutup. Bagian tutup berbentuk bulat seperti kubah dan di atasnya terdapat punat (pegangan) yang menyerupai seekor singa sedang duduk berwarna biru dongker, di bawahnya terdapat motif hias rangkaian bunga dan garis melingkar warna biru. Pada bagian pundak terdapat tiga buah motif hias timbul menyerupai kepala singa berwarna biru dongker. Sekeliling bagian atas hingga bawah dari badan terdapat motif hias rangkaian bunga warna biru dan garis melingkar warna biru. Lingkaran alas datar polos berglasir warna putih. Digunakan sebagai wadah manisan buah-buahan. T : 16,5 cm, Ø : 11 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Guci 08.34

Gambar
  Guci porselin biru putih, bentuk bulat lonjong mengecil ke bawah dan mempunyai tutup. Bagian tutup berbentuk bulat seperti kubah dan di atasnya terdapat punat (pegangan) yang menyerupai seekor anjing sedang duduk berwarna biru dongker, di bawahnya terdapat motif hias rangkaian bunga dan garis melingkar warna biru. Pada bagian pundak terdapat tiga buah motif hias timbul menyerupai kepala singa berwarna biru dongker. Sekeliling bagian atas hingga bawah dari badan terdapat motif hias rangkaian bunga warna biru dan garis melingkar warna biru dongker. Lingkaran alas datar polos berglasir warna putih. Digunakan sebagai wadah manisan buah-buahan. T : 16,3 cm, Ø : 6,9 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Buli-Buli 08.33

Gambar
  Buli-buli terbuat dari stoneware, berglasir warna hijau. Bentuk bulat mengecil pada bagian bawah, leher pendek dengan lingkaran mulut rata dan kecil. Pada bagian pundak terdapat dua buah kuping yang menempel pada leher. Lingkaran badan terdapat motif hias timbul dekoratis flora. Digunakan sebagai wadah air suci dalam upacara keagamaan dan biasa juga digunakan sebagai wadah abu jenazah. Serta fungsi lain yang teridentifikasi adalah untuk wadah cairan tinta. T : 5 cm, Ø : 8,3 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Guci 08.32

Gambar
  Guci terbuat stoneware, berbentuk bulat dengan leher pendek, bibir cukup tebal dan lingkaran mulut kecil. Pada bagian badan terdapat corak lurus ke bawah yang dibuat dengan teknik tekan dan lingkaran alasnya rata. Digunakan sebagai wadah air suci dalam upacara keagamaan dan biasa juga digunakan sebagai wadah abu jenazah. Serta fungsi lain yang teridentifikasi adalah untuk wadah cairan tinta. T : 7 cm, Ø : 7,5 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Guci 08.31

Gambar
  Guci terbuat stoneware, berbentuk bulat dengan leher pendek, bibir cukup tebal dan lingkaran mulut kecil. Pada bagian badan terdapat corak dan lingkaran alasnya rata. Digunakan sebagai wadah air suci dalam upacara keagamaan dan biasa juga digunakan sebagai wadah abu jenazah. Serta fungsi lain yang teridentifikasi adalah untuk wadah cairan tinta. T : 4 cm, Ø : 7,2 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Figurin 08.30

Gambar
  Figurin terbuat dari stoneware, berbentuk menyerupai kucing yang sedang duduk, berglasir warna abu-abu. Digunakan sebagai hiasan atau pajangan ruangan.   T : 5,7 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Cepuk 08.29

Gambar
  Cepuk, terbuat dari porselin, berglasir putih,  bentuk bulat  dengan tutup cembung dan pada bagian atasnya terdapat motif hias dekoratif geometris warna biru yang dibuat dengan teknik lukis. Digunakan sebagai wadah bedak/make-up (covered box).   T : 2,8 cm, Ø : 5 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Cepuk 08.28

Gambar
  Cepuk, terbuat dari porselin, berglasir putih,  bentuk bulat  dengan tutup cembung dan pada bagian atasnya terdapat motif hias daun yang dibuat dengan teknik gores. Digunakan sebagai wadah bedak/make-up (covered box).   T : 2,8 cm, Ø : 5,5 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Cepuk 08.27

Gambar
  Cepuk, terbuat dari porselin, berglasir putih,  bentuk bulat  dengan tutup cembung dan pada bagian atasnya terdapat motif hias dekoratif geometris warna biru yang dibuat dengan teknik lukis. Digunakan sebagai wadah bedak/make-up (covered box).   T : 2,8 cm, Ø : 5 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Cepuk 08.26

Gambar
  Cepuk, terbuat dari porselin, berglasir putih,  bentuk bulat  dengan tutup cembung dan pada bagian atasnya terdapat motif hias bunga warna biru yang dibuat dengan teknik lukis. Digunakan sebagai wadah bedak/make-up (covered box).   T : 2,8 cm, Ø : 5 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Vas Bunga 08.25

Gambar
  Vas bunga, terbuat dari stoneware, bentuk bulat oval, leher tinggi dengan mulut berbentuk cawan. Pada bagian pundak terdapat corot yang berbentuk cawan. Berglasir warna abu-abu dan motif hias bintik-bintik warna hitam. Digunakan sebagai wadah meletakkan bunga pajangan.  T : 18,5 cm, Ø : 11 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Vas Bunga 08.24

Gambar
  Vas bunga, terbuat dari stoneware, bentuk bulat oval, leher tinggi beralur dengan mulut berbentuk cawan. Berglasir warna coklat dan terdapat motif hias titik-titik warna hitam. Digunakan sebagai wadah meletakkan bunga pajangan.  T : 15,5 cm, Ø : 4,9 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Mangkuk 08.23

Gambar
  Mangkuk terbuat dari porselin, bentuk bundar cekung dan kaki rendah dengan glasir warna putih. Pada bagian permukaan dasar terdapat motif hias  bunga, lima buah titik hitam dan sebuah garis melingkar berwarna biru. Pada bagian lingkaran bibirnya terdapat motif hias  bunga-bunga berwarna biru. Lingkaran badan juga terdapat motif hias flora berwarna biru dan pada bagian kaki juga terdapat hiasan yang bermotifkan garis-garis putus dan melingkar. Digunakan sebagai wadah makanan berkuah. T : 6 cm, Ø : 12,5 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Kendi 08.22

Gambar
  Kendi porselin biru putih, berleher tinggi dengan bagian mulut bergelang dan bercorot susu. Pada   bagian badan terdapat motif hias flora dan fauna, bagian leher bermotif hias flora dan corotnya bermotif hias sisik ikan. Digunakan sebagai wadah air minum.  T : 12 cm, Ø : 36 cm Thailand, abad 15 - abad 17 Masehi

Guci 08.21

Gambar
  Guci terbuat dari stoneware, badan guci berbentuk bulat, berglasir warna cokelat. Memiliki leher yang cukup tinggi dan lingkaran mulut lebar. Pada bagian pundak terdapat dua buah kuping, bagian alas datar dengan lingkaran lebih kecil bila dibandingkan lingkaran badannya. Digunakan sebagai wadah air minum.  T : 13 cm, Ø : 13 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi

Buli-Buli 08.20

Gambar
  Buli-buli, terbuat dari stoneware, berglasir retak seribu warna hijau,  bentuk bulat dengan bagian leher pendek, lingkaran bibir melipat keluar dan lubang mulut kecil.  Bagian pundak terdapat dua buah telinga dan pada badan bagian bawah motif hias bunga teratai yang dibuat dengan teknik gores.  Lingkaran alas datar dan lebih kecil dibandingkan lingkaran badannya. Digunakan sebagai wadah cairan. T : 6,3 cm, Ø : 3 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi

Guci 08.19

Gambar
  Guci terbuat dari kaolin, badan guci berbentuk bulat oval berglasir warna putih bernuansa kebiruan. Pada bagian pundak terdapat empat buah telinga dan motif hias sulur yang dibuat dengan teknik gores. Memiliki leher dengan lingkaran permukaan mulut lebar.  Guci ini termasuk jenis keramik Qingbai. Digunakan sebagai wadah tinta. T : 4,2 cm, Ø : 3 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi.

Guci 08.18

Gambar
  Guci terbuat dari porselin, dengan bentuk badan bulat, memiliki leher pendek dan lingkaran permukaan mulut lebar. Glasir dasar berwarna putih, pada  bagian badan terdapat motif hias bunga berwarna kemerahan yang dibuat dengan teknik lukis. Bagian lingkaran alas lebih kecil dibandikan dengan lingkaran badanya. Digunakan sebagai wadah tinta. T : 4,2 cm, Ø : 2 cm Eropa,  abad 19 - awal abad 20  Masehi..

Guci 08.17

Gambar
  Guci terbuat dari porselin, berbentuk bulat dengan leher pendek dan lingkaran mulut lebar. Glasir dasar berwarna putih, pada lingkaran badan terdapat motif hias bunga warna biru yang dibuat dengan teknik lukis. Digunakan sebagai wadah tinta. T : 5,5 cm, Ø : 3 cm Cina, dinasti Qing,  abad 19 - awal abad 20  Masehi.

Guci 08.16

Gambar
  Guci terbuat dari kaolin, badan guci berbentuk bulat oval berglasir warna putih bernuansa kebiruan. Pada bagian pundak terdapat empat buah telinga dan motif hias sulur yang dibuat dengan teknik gores. Memiliki leher dengan lingkaran permukaan mulut lebar.  Guci ini termasuk jenis keramik Qingbai. Digunakan sebagai wadah tinta. T : 4,2 cm, Ø : 3 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi.

Guci 08.15

Gambar
  Guci terbuat dari stoneware, badan guci berbentuk bulat oval, pada bagian pundak terdapat dua buah telinga bermotif yang menyerupai tikus. Memiliki leher dan lingkaran mulut yang kecil dan bagian lingkaran alas lebih kecil dibandikan lingkaran badannya. Digunakan sebagai wadah tinta. T : 9 cm, Ø : 8 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi.

Buli-Buli 08.14

Gambar
  Buli-buli, terbuat dari stoneware, berglasir warna hijau, bentuk bulat dengan bagian leher pendek dan lingkaran mulut kecil. Bagian pundak terdapat dua buah telinga dan pada bagian badan terdapat dua hiasan timbul bermotif kelinci dengan kepala menoleh kebelakang. Lingkaran alas datar dan lebih kecil dibandingkan lingkaran badannya. Digunakan sebagai wadah tinta. T : 6,8 cm, Ø : 5,5 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi. 

Wadah Kuas 08.13

Gambar
  Wadah kuas poselin, berbentuk silinder denga lingkaran mulut lebar dan bibir tebal. Glasir dasar berwarna putih dan pada bagian lingkaran luar badan terdapat motif hias pemandangan berwarna biru yang dibuat dengan teknik lukis.Bagian dasar dengan lingkaran kaki lebar dan rendah. Digunakan sebagai wadah kuas. T : 9,5 cm,  Ø : 10 cm. Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi.

Wadah Lilin 08.12

Gambar
  Wadah tinta porselin, berglasir warna putih, dengan bentuk menyerupai cangkir. Pada bagian permukaan bagian dalam terdapat lingkaran  tabung silider. Lingkaran badan bagian luar beralur dan memiliki tangkai. Digunakan sebagai wadah/tempat memasangkan lilin. T = 2,5 cm Ø = 9,5 cm Eropa, abad 19 - awal abad 20 Masehi.

Buli-Buli 08.11

Gambar
  Buli-buli, terbuat dari stoneware, berglasir warna biru pada bagian leher dan warna abu-abu pada bagian badannya. Bentuk bulat oval, leher agak tinggi dengan lingkaran mulut kecil. Lingkaran alas datar dan lebih kecil dibandingkan lingkaran badannya. Digunakan sebagai wadah tinta. T = 8,7 cm, Ø = 9,2 cm Cina, dinasti Qing, abad 19 - awal abad 20 Masehi. 

Buli-Buli 08.10

Gambar
  Buli-buli, terbuat dari stoneware, berglasir warna hijau, bentuk bulat dengan bagian leher pendek dan lingkaran mulut kecil. Bagian pundak terdapat dua buah telinga dan pada bagian badan terdapat dua hiasan timbul bermotif kelinci dengan kepala menoleh kebelakang. Lingkaran alas datar dan lebih kecil dibandingkan lingkaran badannya. Digunakan sebagai wadah tinta. T = 6,8 cm, Ø = 4,3 cm Cina, dinasti Yuan, abad 13 - 14 Masehi.